5 Penyebab Anak Susah Tidur

Penyebab Anak Susah Tidur

Apakah bayi Anda mengalami kesulitan tidur di malam hari? Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Suatu hari bayi Anda mungkin mengalami kesulitan tidur karena dia bermain dan hari berikutnya karena dia takut itu pasti bukan masalah yang tidak bisa diabaikan. Karena tidur penting untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak. Pelajari mengapa dan bagaimana mengobati insomnia pada anak-anak.

5 Penyebab Anak Susah Tidur

Bayi membutuhkan tidur malam yang baik. Tergantung usianya anak usia 3-5 tahun membutuhkan 10-13 jam tidur per malam sedangkan anak usia 6-12 tahun membutuhkan sekitar 9-12 jam tidur.

Kesulitan tidur di malam hari mengurangi waktu tidur anak Anda. Jika kebutuhan tidur anak tidak terpenuhi perkembangannya dapat terpengaruh.

Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab insomnia pada anak Anda untuk membantu Anda mengidentifikasi masalah ini:

1. Ketakukan

Ketakutan sebelum tidur adalah salah satu penyebab anak sulit tidur. Beberapa anak mungkin takut akan kegelapan sebelum tidur atau mungkin tidak ingin sendirian. Bahkan dalam imajinasi mereka mereka dapat mendengar suara-suara mengerikan yang membuat mereka semakin ketakutan dan sulit untuk tidur. Namun ketakutan ini biasanya hilang seiring bertambahnya usia.

2. Terlambat Tidur

Keterlambatan tidur dapat membuat anak sulit tidur karena alasan seperti bermain gadget sambil menonton TV atau bermain game. Semakin lambat bayi tidur semakin lama dia akan tidur. Ini mungkin menjadi kebiasaan bagi bayi untuk tidak cepat tertidur

3. Kafein

Minum soda atau minuman energi dapat membuat anak Anda sulit tidur. Beberapa soda dan sebagian besar minuman energi tinggi gula mengandung kafein yang dapat mengganggu tidur.

4. Stress

Gangguan tidur pada anak juga bisa disebabkan oleh kekhawatiran dan stres tentang berbagai hal. Misalnya stres karena banyak mengerjakan PR masalah dengan teman, orang tua, atau guru dll. Selain itu banyak aktivitas dapat menyebabkan stres pada anak yang membuat mereka banyak berpikir dan sulit tidur.

5. Efek Samping Obat

Anak-anak dapat menggunakan obat-obatan tertentu seperti antidepresan ADHD dan kortikosteroid antikonvulsan karena insomnia lateral. Obat ini dapat menyebabkan insomnia pada anak.

Cara mengatasi anak susah tidur

1. Jauhkan Anak dari Kafein

Anak-anak tidak boleh mengkonsumsi minuman berkafein, dekatkan dengan waktu tidur mereka. Ini hanya akan membuat bayi lebih sulit untuk tertidur.

2. Menenangkan Bayi

Cara mengatasi anak yang susah tidur di malam hari juga bisa dilakukan dengan cara menenangkan mereka. Misalnya, jika anak Anda berbicara tentang mimpi buruk, Anda dapat meyakinkannya dan menjelaskan kepadanya bahwa itu hanya mimpi dan tidak ada hal buruk yang akan terjadi padanya.

3. Dukung anak

Jika anak takut tertidur, sebaiknya Anda menemaninya terlebih dahulu hingga benar-benar tertidur. Anda juga harus bertanya kepada anak Anda apa yang mengganggunya dan membantunya memecahkan masalahnya.

4. Perawatan Medis

Perawatan khusus diperlukan jika anak Anda memiliki kondisi kesehatan atau gangguan tidur yang menyebabkan insomnia. Misalnya jika anak Anda mengalami apnea tidur obstruktif karena pembesaran kelenjar gondok ia mungkin memerlukan pembedahan untuk mengangkat kelenjar tersebut. Metode ini meningkatkan pernapasan saat tidur.

5. Terapi

Jika pikiran dan kekhawatiran negatif membuat anak Anda sulit tidur terapi perilaku kognitif adalah pilihan yang tepat untuk mengatasinya. Terapi ini dapat menghilangkan pikiran negatif tersebut dan membuat mereka rileks saat tidur.

6. Obat

Padahal obat tidur jarang digunakan pada anak-anak karena bisa menimbulkan efek samping. Namun dalam kasus ekstrim obat tidur dapat digunakan dengan resep dokter untuk waktu yang singkat.