7 Penyebab Pori-Pori Besar di Wajah dan Cara Mengecilkannya

7 Penyebab Pori-Pori Besar di Wajah dan Cara Mengecilkannya

Bagi wanita, bercermin saat melihat pori-pori wajah besar yang terlihat jelas seringkali membuat tampilan menjadi bingung. Apa penyebab lubang besar dan bagaimana cara mengobatinya?Pori-pori wajah adalah pori-pori pada kulit yang berfungsi untuk mengeluarkan keringat dan keringat sebum atau minyak alami. Tanpa disadari, banyak pori-pori di wajah yang tertutup kotoran dan minyak dan justru semakin membesar.Selain mengganggu tampilan, juga berlaku untuk pori-pori wajah yang membesar dandan Lubang tidak dapat ditutup sepenuhnya.meskipun dandan Dianggap mampu menutupi pori-pori wajah, hal ini tidak bisa bertahan lama. Untuk mengecilkan lubang, Anda harus mengetahui terlebih dahulu penyebab lubang besar.

Apa yang menyebabkan lubang besar?

Pada dasarnya, penyebab pori-pori besar adalah produksi sebum yang tinggi. Akibatnya, pori-pori di wajah menjadi lebih besar dan kelebihan lendir dikeluarkan. Pori-pori besar ini dapat menghalangi pembentukan sel-sel kulit yang kotor dan mati. Meski tidak berbahaya, memiliki pori-pori besar di wajah bisa menjadi penghambat penampilan. Cari tahu lebih lanjut tentang penyebab pori-pori membesar pada wajah di bawah ini.

1. Genetika

Pori-pori wajah berminyak bisa diperbesar

Salah satu alasan untuk kesenjangan besar mungkin faktor genetik atau keturunan.Kulit berminyak dan kulit tebal adalah kondisi keturunan. Artinya, jika orang tua atau saudara Anda memiliki kulit berminyak dan pori-pori besar di wajah Anda, kemungkinan besar Anda memilikinya. Orang dengan kulit berminyak mungkin mengalami pori-pori yang membesar. Hal ini karena kelenjar sebaceous lebih aktif memproduksi minyak yang memperbesar pori-pori untuk membuang minyak berlebih. Orang dengan kulit lebih tebal biasanya memiliki pori-pori yang lebih besar di wajah.

2. Fluktuasi hormonal

Penyebab pembesaran pori-pori di wajah adalah fluktuasi hormonal, ukuran pori-pori pada kulit besar atau kecil tidak terlalu stabil. Alasannya adalah besarnya juga bervariasi sesuai dengan fluktuasi hormonal. Contoh paling nyata adalah pada ibu hamil.Bagi sebagian ibu hamil, kulit di wajah menjadi lebih halus dan cerah saat hamil. Bagi sebagian ibu hamil, perubahan hormonal justru membuat wajah berminyak, gelap dan pori-pori melebar. Kulit juga dipengaruhi oleh tingkat hormon yang meningkat selama ovulasi selama siklus menstruasi wanita. Peningkatan hormon dapat menyebabkan pori-pori lebih besar. Di sisi lain, ketika ovarium lewat, tingkat hormon turun dan pori-pori menyusut lagi.

3. Paparan sinar matahari yang berlebihan

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan pori-pori besar

Paparan sinar matahari yang sering atau berlebihan dapat menyebabkan pori-pori besar di wajah. Seringkali kulit yang terkena sinar matahari langsung akan mengalami penebalan seiring berjalannya waktu, sehingga pori-pori besar pun tak terhindarkan. Selain kulit menebal, sinar ultraviolet (UV) juga bisa melemahkan produksi kolagen. Manfaat Kolagen Menjaga kulit tetap kencang dan pori-pori kencang. Kerusakan kolagen mengurangi elastisitas kulit dan memperlebar pori-pori.

4. Penuaan

Alasan besarnya pori-pori seiring bertambahnya usia memang tidak bisa dihindari. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk memproduksi kolagen dan elastin semakin menurun.Hasilnya, kulit terlihat dan terasa rileks kerutanDan lubang-lubang itu tampaknya menjadi lebih besar. Kulit kendur ini disebabkan oleh pola aktivitas di usia muda dan penurunan produksi kolagen dengan paparan sinar matahari.

5. Sering-seringlah mencuci muka

Sering mencuci muka bisa menyebabkan pori-pori besar di wajah

Pembersihan wajah merupakan hal yang harus dilakukan secara rutin untuk menghilangkan kotoran dan sel-sel mati yang menyebabkan pori-pori kulit menjadi tersumbat. Jika tidak, kondisi ini dapat berkembang Jerawat. Meski kotor dan sel kulit mati bisa menyumbat pori-pori, Cuci mukamu Ini sering bisa menjadi penyebab lubang besar. Penggunaan sabun atau produk pembersih wajah yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi kulit. Akibatnya, kulit menebal dan pori-pori menjadi lebih besar.

6. Jenis Kelamin

Secara alami, pori-pori wajah yang besar lebih sering terjadi pada kulit pria daripada wanita. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan hormonal antara pria dan wanita. Selain itu, pori-pori juga melebar karena pria memiliki lebih banyak rambut di tubuh.

7. Merokok

Merokok tidak sehat untuk kulit. Hal ini karena racun yang disebabkan oleh asap rokok merusak elastisitas kulit dan menyebabkan peradangan. Penuaan dini. Merokok menyebabkan kulit mengeluarkan lebih banyak lendir, yang menyebabkan pori-pori membesar atau terbuka.

Bagaimana cara mengecilkan pori-pori di wajah dengan mudah?

Setelah mengidentifikasi berbagai penyebab lubang besar, penting untuk mengetahui cara menghilangkannya dengan benar. Menurut Asosiasi Akademi Dermatologi Amerika Ada beberapa rekomendasi yang bisa dilakukan sebagai metode mengecilkan pori-pori wajah, antara lain:

1. Pilih produk perawatan kulit dan dandan non-komedogenik

Salah satu cara mengecilkan pori-pori pada wajah adalah dengan menggunakan dandan Dengan konten yang tepat. Beberapa wanita menggunakan riasan sebagai cara untuk menutup pori-pori di wajah dengan cepat. Namun, alih-alih menutupi pori-pori besar di wajah, gunakan dandan Ada risiko memperbesar lubang dengan konten yang salah. Oleh karena itu, gunakan produk kecantikan tersebut non-komedogenik. Artinya pori-pori tidak tersumbat saat produk digunakan.Selain itu, memilih label juga penting Bebas minyak Atau kandungan bebas minyak dari produk perawatan kulit dan dandan telah dipakai.

2. Cuci muka dua kali sehari

Mencuci muka dua kali sehari adalah salah satu cara mengatasi pori-pori di wajah

Pori-pori besar bisa disebabkan oleh kulit berminyak atau pori-pori. Sekarang,Membersihkan wajah secara rutin bisa menjadi salah satu cara untuk mengecilkan pori-pori di wajah. Membersihkan wajah dua kali sehari tidak hanya akan menghilangkan pori-pori yang menyumbat pori-pori, tetapi juga mencegahnya menyumbat kembali dan mengurangi produksi minyak di wajah Anda. Cara mencuci muka yang benar jangan sampai diabaikan.Berikut tips membersihkan wajah yang tepat untuk Anda.

  • Gunakan air panas. Jangan gunakan air yang sangat panas untuk mencegah iritasi kulit.
  • Bersihkan wajah dengan lembut. Menggosok wajah dengan keras saat mencuci muka dapat menyebabkan iritasi yang dapat menyebabkan peradangan. Saat terjadi peradangan pada kulit, pori-pori biasanya akan lebih besar.
  • Pilih pembersih wajah yang ringan dan non-komedogenik. Pembersih wajah ini dapat membantu mencegah iritasi kulit dan penyumbatan pori.

3. Oleskan pelembab

Seringnya aplikasi pelembab juga menjadi pilihan untuk mengecilkan pori-pori di wajah. Sayangnya, banyak orang dengan kulit berminyak menghindari penggunaan pelembab karena khawatir dapat meningkatkan produksi minyak di wajah. Padahal, menggunakan pelembab dapat membantu sebum atau minyak alami menembus lapisan kulit yang lebih dalam. Dengan demikian, produksi minyak di wajah bisa berkurang dan kulit tampak lebih sehat. Untuk masalah pori-pori wajah yang besar, yang utama adalah Anda harus memilih pelembab berbahan dasar air yang lebih ringan dan tidak memungkinkan pori-pori tersumbat.

4. Terapkan Tabir surya

Oleskan tabir surya untuk mengecilkan pori-pori di wajah

Paparan sinar ultraviolet (UV) yang terlalu lama dapat merusak kulit. Kulit kehilangan elastisitas dan kendur, membuat pori-pori di wajah lebih terlihat. Suhu panas juga bisa membuka lubang. Oleskan tabir surya atau Tabir surya Dengan SPF minimal 30 sebelum beraktivitas di luar ruangan. Hal ini karena paparan sinar matahari dapat merusak pori-pori besar.

5. Buang napas wajah Anda secara teratur

Menjadikan kebiasaan Pengangkatan atau pengangkatan sel kulit mati Pori-pori wajah bisa menjadi cara mengecilkan tanpa terlihat. Pasalnya, langkah tersebut mengurangi risiko sel kulit mati menjadi kotor dan memperbesar pori-pori wajah. Namun, ingatlah untuk memilih produk eksfoliator wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Selain itu, lakukan pengelupasan kulit dengan lembut agar tidak menjadi iritasi atau meradang. Anda disarankan untuk melakukan cara mengompres pori-pori wajah ini 2-3 kali seminggu. Namun, jika kulit berjerawat, prosedur pengelupasan kulit sebaiknya tidak dilakukan. Untuk mencegah peradangan, Anda bisa menggunakan produk exfoliator yang mengandung Asam alfa-hidroksi (AHA) dan Asam beta-hidroksi (BHA).

6. Gunakan produk perawatan kulit Mengandung retinol

Penggunaan retinol dapat menyebabkan kulit kering

Jika Anda memiliki kulit berminyak atau memiliki jerawat ringan, pori-pori besar di wajah dapat berkembang. Untuk menghindari situasi ini, Anda dapat menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung: Retinol. Gunakan retinol sebelum tidur di malam hari. Dengan beberapa orang Jenis kulit wajah Beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit saat mengaplikasikannya. Untuk mencegahnya, Anda bisa menggunakan retinol 30 menit setelah mencuci muka. Namun, Anda tidak boleh menggunakan produk ini saat Anda sedang hamil atau menyusui.

7. Untuk kulit berjerawat, gunakan pencuci muka yang mengandung asam salisilat

Jerawat dapat memiliki konsekuensi psikologis yang serius, terutama bagi remaja. Oleh karena itu, usahakan menggunakan sabun yang mengandung sabun pembersih wajah Asam salisilat Sebagai cara mengecilkan pori pori pada wajah. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam salisilat dapat menghilangkan pori-pori yang tersumbat. Pembersih wajah bertekstur gel juga harus digunakan untuk mengecilkan pori-pori wajah pada kulit berminyak.