Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Dengan Cepat

Cara Mengatasi Asam Lambung

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Dengan Cepat – Penyakit asam lambung merupakan penyakit yang sudah dikenal baik di dunia medis maupun di masyarakat. Penyakit asam lambung merupakan penyakit yang umum dan sering dialami oleh banyak orang dari berbagai usia. Apakah kamu salah satu dari mereka?

Jika Anda memiliki penyakit asam lambung, terkadang Anda bisa mengabaikannya. Namun, jika tidak diobati, asam lambung bisa tiba-tiba kambuh dan mengganggu setiap aktivitas yang Anda lakukan setiap saat.

Penyakit asam lambung atau yang dikenal dalam istilah medis Penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Asam lambung sering naik ke kerongkongan, menghubungkan mulut dan lambung. Oleh karena itu, ketika keadaan ini terjadi, orang yang mengalaminya merasa mual hingga membuat perutnya terasa tidak nyaman. Asam lambung yang naik mengiritasi lapisan kerongkongan Anda.

Gejala asam lambung

Gejala asam lambung biasanya terdiri dari berbagai gejala yang dialami penderita pada waktu tertentu. Mulai dari gejala ringan, gejala sedang, hingga gejala berat. Durasi gejala ini juga tergantung pada seberapa parah Asam Lambung yang Anda alami. Ada banyak gejala yang dialami oleh penderita penyakit asam lambung, antara lain:

  1. Sakit dada

Salah satu gejala penyakit asam lambung adalah nyeri di dada. Bahkan nyeri dada dapat menyebabkan sensasi terbakar. Gejala-gejala ini biasanya mencapai puncaknya dan sering terjadi setelah makan. Keadaan ini membuat Anda merasa nyaman dan ingin segera tidur.

  1. Kesulitan menelan

Ketika Anda memiliki penyakit Asam Lambung, Anda mungkin mengalami kesulitan menelan atau rasa sakit saat menelan. Saat Anda makan, tenggorokan Anda menjadi sulit untuk menelan makanan. Gejala penyakit asam lambung bisa sangat mengganggu saat Anda makan dan Anda bisa kehilangan nafsu makan.

  1. Refluks makanan atau cairan asam

Gejala lain yang mungkin Anda alami ketika Anda memiliki penyakit Asam Lambung adalah regurgitasi makanan atau cairan asam. Gejala-gejala ini terjadi ketika makanan atau minuman yang tidak tercerna kembali ke tenggorokan atau mulut Anda. Makanan dan minuman ini bercampur dengan cairan asam dari lambung. Gejala regurgitasi mirip dengan gejala muntah.

  1. Batuk kronis

Batuk kering atau batuk kronis merupakan salah satu gejala penyakit asam lambung. Gejala ini biasanya dirasakan saat tidur di malam hari. Sehingga Anda merasa sangat tidak nyaman dan tidur Anda terganggu sepanjang malam. Gejala batuk kronis ini bisa disertai dengan rasa sakit di tenggorokan Anda.

Banyak orang menangani penyakit asam lambung dengan cara yang berbeda. Beberapa melakukannya dengan perubahan gaya hidup dan beberapa mengobatinya dengan obat-obatan, baik obat bebas maupun resep. Namun, dalam beberapa kasus, orang dengan Asam Lambung yang parah mungkin memerlukan perawatan yang lebih serius dan mungkin memerlukan perawatan tambahan, seperti pembedahan.

Baca Juga : Inilah Alasan Kenapa Ulu Hati Terasa Sakit

Penyebab asam lambung

Penyebab utama penyakit asam lambung adalah asam lambung yang kering. Saat Anda makan dan menelan makanan, sekelompok otot di sekitar pangkal tenggorokan membantu memindahkan makanan dan minuman ke dalam perut Anda.

Setelah itu, katup otot (sfingter) Ini menutup lagi. Jika otot katup Anda melemah atau tidak normal, asam lambung dapat bocor kembali ke kerongkongan Anda. Asam Lambung konstan mengiritasi lapisan kerongkongan, menyebabkan radang kerongkongan.

Asam Lambung adalah suatu kondisi yang dapat disebabkan oleh sejumlah faktor. Faktor-faktor yang memperburuk Asam Lambung termasuk merokok, makan terlalu banyak atau makan di malam hari, makan makanan berlemak, minum terlalu banyak alkohol atau kopi, minum obat tertentu seperti aspirin, dan komplikasi.

Lalu apa saja kebiasaan lainnya yang menyebabkan asam lambung naik? Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penumpukan asam lambung.

  1. Program makan malam informal
    Satu hal yang tidak kita ketahui adalah dapat meningkatkan asam lambung, yaitu kebiasaan makan yang tidak teratur, terutama pada malam hari. Karena tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan setelah makan, sebaiknya hindari makan dua jam sebelum tidur untuk mencegah peningkatan asam lambung. Selain itu, makanlah secara teratur agar perut bekerja dengan baik untuk mencerna makanan yang dimakan pada waktu yang tepat.
  2. Menjalani gaya hidup yang tidak sehat
    Kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat juga dapat mempengaruhi gejala Asam Lambung.. Dari kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, kopi, minuman bersoda. Jika terus dilakukan secara berlebihan, asam lambung akan semakin sering meningkat.
  3. Tidak mengontrol jumlah makanan yang dimakan
    Asam lambung yang meningkat bukan hanya disebabkan karena telat makan, tapi rasa kenyang juga menyebabkan hal yang sama. Semakin banyak Anda makan, semakin banyak asam lambung yang diproduksi, sehingga kemungkinan kembung meningkat.
  4. Kegemukan atau obesitasKetika seseorang kelebihan berat badan, risiko GERD dan mulas meningkat karena tekanan perut yang berlebihan memberi tekanan pada area perut.
  5. Makan snack sebelum tidur
    Padahal, camilan sebelum tidur boleh-boleh saja asalkan tidak terlalu banyak.
  6. Konsumsi makanan pedas dan asam
    Makanan pedas, asam, dan berlemak dapat menyebabkan pembentukan asam di lambung.

Ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang meningkatkan asam lambung sehingga harus dihindari. Selain mencegah Asam Lambung dengan menjaga pola hidup sehat, Anda juga dapat melindungi tubuh Anda dengan memanfaatkan manfaat tambahan asuransi kesehatan.

Asam Lambung atau lebih sering disebut maag merupakan masalah sistem pencernaan yang dapat membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Ketika asam lambung meningkat, seseorang sering merasakan sakit di perut.

Siapapun bisa mengalami masalah kesehatan ini. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan menghindari makanan dan minuman yang dibatasi asam lambung.

Baca Juga : Tips Menjaga Nutrisi Sayur Agar Tidak Hilang Setelah Diolah

Pantangan Bagi Penderita Asam Lambung

1. Makanan tinggi lemak

Salah satu kelompok makanan yang dapat memicu asam lambung adalah makanan tinggi lemak. Padahal, tubuh membutuhkan lemak untuk banyak hal. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, makanan berlemak bisa menyebabkan gejala maag.

Hal ini terjadi karena lemak dapat melemahkan otot-otot pada katup esofagus bagian bawah. Kondisi ini menyebabkan kerongkongan mudah terbuka dan asam lambung mengalir ke tenggorokan. Fenomena ini menyebabkan seseorang merasakan nyeri dan sensasi terbakar di dada.Maag).

Beberapa contoh makanan tinggi lemak yang harus dihindari adalah:

  • Susu tinggi lemak dan turunannya.
  • Daging merah.
  • Gorengan.
  • Makanan manis.

2. Minuman berkafein

Efek samping lain dari asam lambung adalah minuman berkafein. Kandungan kafein biasanya terdapat pada minuman seperti kopi, teh, coklat, soda, dan minuman berenergi.

Kafein menyebabkan otot-otot di kerongkongan bagian bawah rileks, yang menyebabkan asam lambung naik ke area tersebut. Tak hanya itu, kafein juga dapat merangsang hormon gastrin.

Hormon ini digunakan untuk merangsang lambung untuk memproduksi asam. Jika lebih banyak hormon yang diproduksi, lebih banyak asam lambung yang diproduksi.

3. Makanan pedas

Makanan pedas selalu menjadi daya tarik tersendiri. Saat ini banyak olahan bumbu yang enak dan digemari. Namun, penderita maag harus membatasi penggunaan makanan pedas.

Umumnya rasa pedas berasal dari cabai. Bahan ini diketahui mengandung zat yang disebut capsaicin. Zat ini diketahui dapat mengurangi kerja sistem pencernaan.

Jika kondisi ini terjadi pada pasien maag, dapat menyebabkan gejala yang lebih buruk karena proses pencernaan yang berkepanjangan. Semakin lama makanan berada di perut, semakin besar kemungkinan untuk menghasilkan asam lambung.

4. Makanan asin

Makanan asin dapat meningkatkan asam lambung. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa makanan tinggi garam dapat menyebabkan Asam Lambung. Hal ini karena makanan asin umumnya dimakan bersamaan dengan gorengan dan makanan berlemak.

Namun, kondisi ini tidak banyak berpengaruh pada orang sehat yang memiliki pola makan yang baik. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.

5. Buah jeruk

Buah jeruk seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali mengandung pantangan asam lambung. Buah-buahan ini tinggi vitamin C, tetapi terlalu banyak mengonsumsi buah jeruk dapat menyebabkan peningkatan asam lambung.

6. Tomat

Selain buah jeruk, tomat dapat menyebabkan asam lambung meningkat. Karena tomat mengandung asam sitrat dan asam malat, mereka dapat menyebabkan bisul. Mengkonsumsi tomat terlalu banyak dapat mengganggu sistem pencernaan. Akibatnya, asam lambung bisa naik ke kerongkongan.

7. Bawang

Kelompok bawang merah seperti bawang merah, bawang putih, dan bawang merah dapat menyebabkan asam lambung. Pasalnya, bawang bombay diketahui bisa melemahkan otot tenggorokan bagian bawah. Karena itu, risiko terkena asam lambung tinggi.

Tak hanya itu, bawang bombay juga mengandung zat yang menyebabkan masalah pencernaan seperti sering kembung. Kondisi ini merupakan salah satu gejala maag yang diperparah dengan meningkatnya asam lambung.

8. Minuman beralkohol

Minuman berkafein tidak hanya meningkatkan asam lambung. Minuman beralkohol seperti bir juga bisa menyebabkan bisul. Hal ini karena minum alkohol dapat mengiritasi dan mengikis lapisan lambung.

Akibatnya, lambung menjadi sensitif terhadap asam lambung. Alkohol juga meningkatkan produksi asam lambung. Oleh karena itu, bagi penderita maag, minuman beralkohol harus dihindari.

Ini adalah makanan dan minuman yang dilarang untuk asam lambung. Menjaga asupan makanan dan minuman Anda tetap terkendali adalah salah satu cara untuk mengobati asam lambung secara alami. Tak hanya itu, mengonsumsi makanan dan minuman sehat membuat tubuh tetap sehat.

Jika tidak segera diobati, kondisi asam lambung ini bisa mengganggu aktivitas. Bukan tidak mungkin menimbulkan ketidaknyamanan dan masalah jangka panjang yang berujung pada masalah kesehatan yang serius.

Cara Mengatasi Asam Lambung

Ada beberapa cara Mengatasi asam lambung dengan cepat:

1. Minum air panas

Cara pertama untuk mengobati asam lambung adalah dengan air hangat. Coba minum air hangat pelan-pelan.

Paling tidak, cara ini menghilangkan asam lambung yang naik dan meredakan rasa tidak enak di tenggorokan dan perut. Lanjutkan minum air panas selama beberapa menit.

2. Minum obat asam lambung

Jika Anda pernah mengalami serangan asam di masa lalu, Anda mungkin mengalami penumpukan asam lambung. Segera minum obat asam lambung untuk menghindari rasa tidak nyaman. Berikut Rekomendasi Obat Asam Lambung

3. Soda kue

Selanjutnya cara mengobati asam lambung dengan bahan alami seperti baking soda.

Soda kue (natrium bikarbonat) menetralkan asam lambung dengan cepat dan membantu meredakan gangguan pencernaan, kembung, dan gas setelah makan. 1/2 sendok teh baking soda dalam segelas air hangat dan minum.

Mengkonsumsi soda kue dalam jumlah besar dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan seperti sembelit, diare, muntah, dan kejang otot. Pastikan untuk tidak melakukannya terlalu sering dalam waktu kurang dari dua jam.

4. Air jahe

Selain pilihan yang telah disebutkan sebelumnya, cara mengobati asam lambung bisa dengan air jahe. Jahe adalah obat alami lain untuk masalah pencernaan karena mengurangi asam lambung.

Anda bisa merebus jahe lalu minum airnya. Anda bisa menambahkan jus lemon atau madu sesuai selera. Lemon dan madu tidak hanya digunakan sebagai pemanis, tetapi juga efektif mengurangi peradangan, termasuk kembung.

5. Tidur dengan kepala tegak

Terkadang, dalam beberapa kasus, asam lambung tidak segera membaik. Jika hal ini terjadi, Anda bisa meredakannya dengan mengatur posisi tidur Anda. Pastikan kepala Anda ditinggikan saat tidur untuk mencegah asam lambung naik ke tenggorokan.