Cara Mengatasi Pusing Saat Puasa

Cara Mengatasi Pusing Saat Puasa

Pusing saat puasa merupakan kondisi yang biasanya terjadi saat rasa lapar dan haus terus menerus sepanjang hari. Lantas bagaimana cara mengatasi puasa agar tetap lancar? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Mengapa Anda merasa pusing dan mual saat berpuasa?

Tubuh pada dasarnya memiliki kemampuan untuk mengontrol kadar glukosa darah. Namun, jika Anda tidak makan cukup karbohidrat atau karbohidrat yang tepat selama Ramadhan, tubuh Anda akan berjuang untuk mempertahankan aliran glukosa yang stabil ke seluruh bagian tubuh.

Ketika kadar glukosa darah turun di bawah tingkat yang sehat, tubuh dapat mengalami hipoglikemia (gula darah rendah). Kondisi ini dapat menyebabkan gejala pusing.

Dalam beberapa kasus, pusing dapat disebabkan oleh anemia, dehidrasi, atau penurunan tekanan darah secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa disebabkan oleh pola makan yang buruk atau tidak cukup minum air putih.

Penderita diabetes yang mengalami pusing saat berpuasa tetapi diizinkan oleh dokternya, harus melakukan hal-hal berikut:

  • Carilah bantuan dari orang-orang terdekat Anda.
  • Cari tempat yang aman untuk duduk.
  • Makan sesuatu yang manis.
  • Periksa kadar gula sesegera mungkin.
  • Pergi ke dokter untuk pemeriksaan sesegera mungkin.

Namun, jika Anda bukan penderita diabetes dan merasa pusing saat berpuasa, sebaiknya cari tempat yang aman untuk duduk dan bersantai. Jika setelah beberapa menit Anda tidak mulai merasa baik, Anda mungkin ingin makan atau minum.

Jika Anda merasa tidak enak badan dan sering pusing saat berpuasa, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Mual saat puasa bisa disebabkan oleh radang lambung atau lambung (Penatalaksanaan Diare) Asam lambung, yang meningkat saat perut kosong, menyebabkan mual pada penderita penyakit lambung.

Selain asam lambung dan kurang makan, mual saat puasa juga bisa disebabkan karena kekurangan cairan dan obat-obatan tertentu.

Baca Juga : 5 Penyebab Anak Susah Tidur

Bagaimana cara menghilangkan pusing saat berpuasa?

Jika Anda merasa pusing atau sakit kepala saat berpuasa, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

Berikut cara mengatasi pusing saat berpuasa:

1. Memperbaiki pola tidur

Saat berpuasa, pola tidur berubah. Umumnya waktu tidur dari malam Ramadhan hingga pagi hari adalah bangun pagi untuk makan Zahur.

Sekarang, Anda harus memperbaiki pola tidur Anda dengan tertidur lebih cepat. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan tidur yang cukup hingga akhirnya bangun untuk sahur. Jika Anda punya waktu, cobalah untuk tidur agar otak dan tubuh Anda beristirahat untuk mencegah pusing dan sakit kepala.

2. Perbanyak minum air mineral

Dehidrasi adalah salah satu penyebab utama sakit kepala. Saat berpuasa, tubuh dipastikan mengalami dehidrasi akibat kekurangan cairan sepanjang hari. Pusing adalah gejala dehidrasi.

Cara mengatasi pusing saat puasa karena dehidrasi sebenarnya sangat mudah, Anda perlu perbanyak minum air mineral saat istirahat, malam dan pagi hari. Dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh dapat mencegah gejala seperti sakit kepala atau pusing.

3. Meningkatkan emosionalitas

Faktor emosional juga dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala (mis.Suasana hati) Tidak stabil. Emosi dapat ditentukan oleh sejumlah faktor, termasuk pekerjaan, kondisi fisik, dan faktor lainnya.

Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan pola, sehingga lebih cenderung berdampak emosional. Untuk itu, kelola emosi dengan baik, seperti mendengarkan musik, membaca buku, memperbanyak ibadah, atau melakukan aktivitas rekreasi seperti memasak.

4. Makan makanan yang sehat

Makan makanan sehat yang kaya vitamin dan nutrisi tidak akan menghentikan pusing sepenuhnya tetapi pasti tidak akan membahayakan dan akan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.

Gula darah rendah dapat menyebabkan pusing dan kehilangan keseimbangan. Makan rilis lambatMakanan indeks glikemik rendah seperti kacang-kacangan, buah-buahan kering, roti gandum utuh, bubur gandum utuh, seledri dan selai kacang.

Protein tanpa lemak (rendah lemak) membantu menstabilkan gula darah. Untuk itu, perbanyak makan ayam tanpa kulit.

Kadar hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan pusing dan dapat menjadi akibat dari kekurangan zat besi. Karena itu, perbanyak makan almond, kurma, asparagus, tahu, dan sayuran berdaun hijau. Makan lebih banyak brokoli, tomat, bayam, paprika dan jeruk karena dapat menyebabkan pusing saat berpuasa.